PBSI kembali bikin gebrakan di sektor ganda putra. Kali ini, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia memutuskan untuk memasangkan kemabali pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dengan Daniel Marthin setelah evaluasi performa pasangan sebelumnya.
Langkah ini diambil karena duet Leo dengan Bagas Maulana dinilai belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan, meski sempat meraih beberapa hasil positif di beberapa turnamen internasional.
Alasan PBSI Satukan Lagi Leo/Daniel
Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa perubahan pasangan ini bertujuan untuk meningkatkan performa dan stabilitas di level internasional.
Menurutnya, kesempatan untuk Leo/Bagas sebenarnya sudah cukup banyak. Namun, hasil yang diraih masih belum stabil, terutama saat menghadapi lawan-lawan top dunia. Karena itu, PBSI mencoba mengembalikan komposisi lama yang sebelumnya sudah punya dasar permainan yang kuat.
Selain faktor performa, kondisi fisik juga jadi pertimbangan. Daniel sempat mengalami cedera cukup serius usai tampil di Sudirman Cup, yang membuatnya harus menepi cukup lama. Kini setelah pulih total, ia siap kembali bersaing di level tertinggi.
Harapan Besar dari Reuni Leo/Daniel
Kembalinya pasangan Leo/Daniel diharapkan bisa membawa angin segar untuk ganda putra Indonesia. Dalam beberapa turnamen terakhir, performa sektor ini memang belum maksimal dan cenderung kesulitan menembus babak-babak akhir.
Dengan pengalaman yang sudah dimiliki, Leo dan Daniel diharapkan bisa langsung nyetel tanpa perlu waktu adaptasi panjang. Chemistry yang dulu sempat terbentuk jadi modal penting untuk kembali tampil solid dan lebih percaya diri di lapangan.
Selain itu, kombinasi gaya bermain keduanya juga dinilai cukup ideal. Leo dikenal agresif di depan net, sementara Daniel punya pertahanan dan power yang kuat dari belakang. Jika keduanya bisa konsisten, bukan tidak mungkin mereka kembali jadi andalan Indonesia.
Bagas Dapat Partner Baru
Di sisi lain, Bagas kini tidak ditinggalkan. Ia akan mencoba peruntungan baru bersama Muh Putra Erwiansyah.
Pasangan ini dianggap punya potensi karena karakter permainan mereka yang berbeda namun saling melengkapi. Ini jadi kesempatan baru bagi Bagas untuk membuktikan diri dengan komposisi yang berbeda.
Jadwal Turnamen Perdana
Dua pasangan baru ini akan langsung menjalani ujian penting di ajang internasional:
- Thailand Open 2026 (12–17 Mei 2026)
- Malaysia Masters 2026 (19–24 Mei 2026)
Turnamen ini akan jadi momen pembuktian awal, apakah strategi baru PBSI bisa langsung memberikan dampak positif atau masih butuh penyesuaian.
Pasaangan yang Disatukan Kembali
Reuni Leo/Daniel bukan sekadar coba-coba, tapi bagian dari strategi besar PBSI untuk mengembalikan kekuatan ganda putra Indonesia di level dunia. Dengan pengalaman, chemistry, dan kondisi fisik yang lebih siap, harapannya pasangan ini bisa kembali bersaing dan meraih prestasi. Sekarang tinggal ditunggu saja, apakah keputusan ini bakal jadi titik balik kebangkitan ganda putra Indonesia atau justru masih perlu evaluasi lanjutan. Yang jelas, persaingan di sektor ini bakal makin menarik untuk diikuti.