Gregoria Tunjung Melaju ke final Kumamoto Masters Japan 2025. Gregoria Mariska Tunjung tampil meyakinkan di semifinal Kumamoto Masters Japan 2025. Menghadapi Chiu Pin Chian asal Taiwan, Gregoria bermain tenang, rapi, dan penuh percaya diri hingga akhirnya meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21–16 dan 21–14. Kemenangan ini membawa dirinya melangkah ke partai final dan menjadi salah satu penampilan terbaiknya di turnamen tersebut.
Latar Pertandingan
Semifinal ini menjadi pertemuan pertama Gregoria dengan Chiu Pin Chian. Gregoria datang sebagai salah satu unggulan dan satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal putri. Sementara Chiu tampil sebagai kuda hitam yang berhasil menembus empat besar. Pertandingan menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih siap dalam tekanan besar turnamen Super 500 ini.
Jalannya Pertandingan
Gim Pertama
Chiu Pin Chian memulai dengan agresif dan sempat unggul tipis di awal laga. Namun Gregoria tidak terburu-buru. Ia mulai mengatur tempo dan memainkan bola dengan lebih presisi. Setelah kedudukan sempat imbang, Gregoria memimpin saat interval dengan keunggulan dua poin. Selepas interval, Gregoria semakin nyaman dengan ritme permainannya. Ia memanfaatkan kesalahan lawan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21–16.
Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Gregoria langsung unggul 3–0. Chiu sempat mengejar hingga skor 4–4, tetapi Gregoria kembali menemukan pola permainan terbaiknya. Ia unggul 11–7 saat interval, menunjukkan kontrol yang lebih kuat dibanding lawan. Setelah jeda, Gregoria makin dominan. Penempatan bola yang akurat dan variasi serangan membuat Chiu kesulitan membalas. Gregoria terus menjaga jarak poin hingga akhirnya menyelesaikan laga dengan skor 21–14.
Strategi Gregoria yang Membuat Perbedaan
Kunci kemenangan Gregoria pada pertandingan ini adalah ketenangan dan kedisiplinan bermain. Ia jarang melakukan kesalahan sendiri dan selalu memanfaatkan bola-bola tanggung dari Chiu. Gregoria juga menunjukkan kematangan dalam mengatur tempo permainan, memilih kapan harus menyerang dan kapan menahan ritme agar lawan keluar dari strategi.
Permainan net Gregoria pun sangat efektif. Banyak poin penting yang ia dapat dari pukulan-pukulan pendek yang memaksa Chiu bergerak maju, sebelum ditutup dengan serangan ke area belakang lapangan.
Makna Kemenangan Bagi Gregoria dan Indonesia
Melaju ke final Kumamoto Masters Japan 2025 menjadi pencapaian besar bagi Gregoria. Ia kembali menunjukkan konsistensi tampil di babak akhir turnamen besar dan semakin menegaskan dirinya sebagai pemain tunggal putri Indonesia yang paling stabil saat ini. Bagi Indonesia, keberhasilan Gregoria di semifinal memberi harapan besar untuk meraih gelar dari sektor tunggal putri yang selama beberapa tahun terakhir masih mencari momentum terbaik.
Menatap Final
Dengan modal kemenangan dua gim langsung atas Chiu Pin Chian, Gregoria Tunjung melaju ke final. Ia kini berada dalam kondisi yang sangat baik untuk menghadapi laga puncak. Fokus, ketenangan, dan konsistensi akan menjadi senjata utama untuk mengincar gelar juara. Jika Gregoria mampu mempertahankan performa seperti saat semifinal, peluang membawa pulang gelar Kumamoto Masters Japan 2025 terbuka sangat lebar.