Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, lagi serius banget mempersiapkan diri jelang turnamen besar Badminton Asia Championship (BAC) 2026. Ajang bergengsi ini bakal digelar di Ningbo, China, pada 7–12 April 2026, dan jadi salah satu momen penting dalam kariernya tahun ini.
Fokus Pemulihan dan Persiapan Maksimal
Setelah menjalani tur Eropa yang cukup padat, Alwi memilih untuk rehat sejenak. Tapi bukan sekadar istirahat biasa, dia memanfaatkan waktu ini untuk recharge energi, termasuk kumpul bareng keluarga. Buatnya, momen sederhana kayak gini justru jadi sumber semangat baru sebelum kembali ke lapangan.
Dari sisi persiapan, Alwi mengaku sudah menyiapkan semuanya dengan matang. Bukan cuma teknik permainan, tapi juga mental. Ia mencoba mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari skenario terbaik sampai yang terburuk. Pendekatan ini penting banget, apalagi kalau mau bersaing di level Asia yang super ketat.
Belajar dari Pengalaman di Eropa
Tur Eropa kemarin jadi pengalaman berharga buat Alwi, terutama saat menjalani debut di All England 2026. Meski langkahnya terhenti di babak perempat final, performanya tetap patut diapresiasi.
Menurutnya, dua minggu di Eropa terasa sangat menantang. Selain menghadapi lawan-lawan top dunia, ia juga belajar banyak soal konsistensi dan kesiapan fisik. Kekalahan di quarter final jadi bahan evaluasi penting untuk tampil lebih baik ke depannya.
Evaluasi Penting: Recovery dan Manajemen Waktu
Salah satu hal yang jadi sorotan utama dari evaluasi Alwi adalah soal recovery. Jadwal pertandingan yang padat, dengan waktu istirahat yang minim, ternyata cukup memengaruhi performanya.
Ia mengakui masih perlu belajar mengatur waktu dengan lebih baik, terutama setelah pertandingan malam yang dilanjutkan dengan laga pagi keesokan harinya. Pengalaman ini jadi pelajaran berharga yang belum pernah ia rasakan sebelumnya di level internasional.
Target Medali di BAC 2026
Masuk ke BAC 2026, Alwi farhan nggak setengah-setengah. Ia secara terbuka menargetkan untuk membawa pulang medali. Meski sadar jalannya nggak bakal mudah, ia tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik.
Dengan persiapan yang lebih matang, pengalaman dari turnamen sebelumnya, dan kondisi yang semakin siap, peluang Alwi untuk bersinar di Ningbo terbuka lebar.